#Kisahdibaliklogo
HUB! membuka diri untuk kolaborasi dengan siapapun yang ingin berkegiatan positif di Baksil.
Konsep ini dituangkan dalam bentuk logo dengan ruang tengah yang kosong. Ruang kosong ini dimaksudkan sebagai slot bagi logo pihak yang berkolaborasi.

Baksil –Babakan Siliwangi– adalah hutan kota satu-satunya di Kota Bandung yang selalu jadi incaran para kapitalis yang ingin mengkomersialkannya.
• Pemerintah Kota Bandung sudah mengeluarkan izin komersial kepada PT. Esa Gemilang Indah untuk membuat restoran. Warga mencurigai restoran hanyalah akal-akalan, yang disinyalir akan disusul dengan pembangunan mal dan kondominium.
• Saat ini, Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung tinggal 7,86%. Sedangkan menurut UU No.26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang disebutkan, RTH sebuah kota minimal 30% dari total luas wilayah.
• Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan, Pemkot Bandung tidak sanggup mengelola Babakan Siliwangi sendiri. “Tidak sanggup dulu kita pernah mengelola sendiri tetapi bangkrut,” katanya.
(sumber: http://savebabakansiliwangi.wordpress.com/)
Selain fungsinya sebagai RTH/paru-paru kota, Baksil kaya potensi seperti Sanggar Olah Seni, tempat piknik, bersepeda, keragaman hayati, banyak burung & tupai
Dan juga di-abuse sebagai tempat tinggal gelandangan (dengan gubuk-gubuk liarnya) dan tempat mesum.

Hayu Ulin di Baksil! -disingkat HUB!- adalah Bahasa Sunda dari Ayo Bermain di Baksil! - merupakan sebuah partisipasi dalam usaha pemenangan ruang publik Babakan Siliwangi Bandung dengan cara: bermain.
HUB! bermaksud mengajak orang-orang untuk meramaikan Baksil dengan aktivitas positif - sesuai dengan kegemaran masing-masing - agar semakin banyak yang merasa memiliki Baksil, sehingga secara tidak langsung jadi banyak yang bela dan aware terhadap Baksil dan isu-isunya.
HUB! memproyeksikan diri untuk bergerak melalui budaya populer untuk memperluas segmen masyarakat yang menjadi target gerakan-gerakan yang sudah ada, sehingga apa yang HUB! lakukan bisa berjalan paralel dengan gerakan lainnya menuju tujuan yang sama: menyelamatkan Baksil.
Siapapun kamu, apapun hobimu, manfaatkan Baksil sebagai media kegiatan positifmu!